Sunday, April 8, 2012

Berlatih Menulis Cerpen

sumber foto


8 april 2012

Topik: Ide cerita dan Unsur2 dalam cerpen


Permen.

Pertama kali yang harus kami lakukan pada larut kali ini adalah menulis bebas 8 baris (kurang lebih 5menit) dengan satu tema, permen. Ternyata ini adalah bentuk stimuli untuk menangkap ide. Ide nyatanya sangat mudah apasaja bisa jadi ide asal kita tuliskan. seperti satu kata ini, permen. Bentuk tulisan yang sudah dibuat teman2 pun bermacam-macam ada reportase, eksposisi, ataupun tulisan yang seperti cerita mengalir. Gaya bebas menulis lebih menggambarkan seperti apa sih kita atau jenis tulisan kita akan lebih terlihat dengan cara spontan begini.


Unsur Intrinsik adalah unsur yang berada dalam cerita atau tulisan kita.

Tema, latar, tokoh, sudut pandang, gaya bahasa(cara penceritaan), amanat (implisit maupun eksplisit). Mari kita buka lagi buku peljaran Bhs Indonesia kita.
unsur Intrinsik ini merupakan kesatuan yang mempengaruhi kesan pembaca terhadap tulisan. Proporsi masing-masing unsur bersifat fleksibel. Jadi tak ada patokan atau kemutlakan untuk memasukkan semua unsur ke dalam cerpen kita. Asalkan kita bisa menempatkan proporsi yang tepat sesuai kebetuhan, maka hanya dengan sentuhan yang unik dari masing-masing kita hasil tulisan pun akan berkesan.


Unsur ekstrinsik adalah unsur yang berpengaruh pada tulisan namun tidak berasal dari content tulisan kita. Semuanya berada di luar isi tulisan kita namun beroengaruh pada ketersampaian maknanya: misalnya: nilai2, konteks cerita, latar pengarang, latar pembaca.



Pertanyaannya, kita mau dikenal sbg cerpenis yang seperti apa sih?



Ide Cerita

Ide cerita ada di mana2 bergantung dari daya serap dan daya penggambaran. Sumbernya bisa dari pengalaman pribadi, pengalaman org lain, atau peristiwa sekitar.


Apa amunisi untuk menulis?

1. Bakat: bisa jadi bakat itu diturunkan katanya, saya sih nggak sepenuhnya percaya. Bakat itu ada karena diolah menurut saya.
2. Minat--> passion
3. Intelegensi: kemampuan memecahkan masalah misalnya bagaimana kita bisa menulis dengan tema permen tadi.
4. Spesialisasi: Humor, mellow, motivasi, sejarah, realis, atau surealis.
Kenali lagi spesialisasi tulisan kita karena di sanalah tulisan kita bisa lebih hidup.


Terakhir, buat analisis SWOT Menulis terhadap diri kita.

Strength: Apa sih kekuatan yg kita punya dalam bidang tulis menulis? Sumber bacaan, kesungguhan misalnya, dukungan misalnya.
Weakness: Apa sih kekurangan yg kita punya dalam menulis? Malesan, moody, ga konsisten misalnya.
Opportunity: Peluang atau ssarana yng bisa mendukung kita nulis misalnyatergabung di KPP.
Threat: Hal-hal yang menghambat kaya kebanyakan organisasi ga sempet nulis, dll.
Terakhir, tulis syarat dengan satu kata (apa yang harus kita lakukan utk mewujudkan impian menulis kita) misalnya: mbak atik "BERGERAK!" Atau "KONSISTEN!" apapun yang membuat kita termotivasi.


Nah kan setelah mengenali diri kita, coba telisik lagi apakah penghalang menulis itu berasal dari kita atau dari mana. Coba cari solusi terbaiknya dan terus menulis. semangaaaat :)


Hubungu Kami

Contact Form

Name

Email *

Message *