Monday, February 4, 2013

Problematika Menulis Part #1




sumber foto

Masalah: 


1. Sulit sekali memulai nulis 

2. Suka berhenti di tengah jalan 


Solusi: 

Solusi pertama disampaikan oleh Ustadz Fatan Fantastic. Beliau mengatakan, terdapat 2 hal mengapa kita mengalami 2 problematika menulis di atas. 







1. Kekurangan bahan untuk ditulis 




Kalau kita tidak memiliki bahan menulis, lantas apa yang bisa kita tuliskan? Begitu intinya. 

Yang tak punya takkan dapat memberi. Maka langkah awal haruslah dengan memperbanyak ilmu. Untuk ilmu, bisa kita dapatkan dengan membaca. Lalu ada juga dengan melakukan sebuah riset atau penelitian. 
Di luar negeri, bahkan sebelum menulis, para ilmuan sering bertanya kepada ratusan orang mengenai tanggapan mereka akan hal ini dan hal itu. Dan dari tanggapan ratusan orang yang ditanyai itu, si ilmuan mendapatkan bahan untuk dituliskannya. 
Yang tak punya takkan dapat memberi. Solusinya adalah dengan mencari dan menemukan bahan untuk kau tuliskan. Para ulama juga demikian. Mereka menulis karena punya ilmu; ilmu yang didapatkan dari membaca atau dari kehidupan masyarakat pada zamannya. 

2. Mood tidak mendukung 

Kata beliau, "Mood itu harus ditakhlukkan, dikendalikan. Jangan sampai kita yang takhluk oleh mood." Beliau menjelaskan lagi, untuk menakhlukkan mood adalah dengan memaksakan diri. Ketika mood meminta untuk 'bermalas-malasan saja, tidak usah menulis' maka kita harus memaksakan diri untuk tetap menulis. Bagaimanapun keadaannya, paksa terus untuk menulis! Dan begitu juga apabila kelak mood buruk ini kembali muncul. 
Pada awalnya memang kita harus membuat kebiasaan baik (memaksakan diri untuk menulis) tapi percayalah, insyaAllah kebiasaan baik inilah yang kelak akan membentuk kita, membuat kita dapat produktif menulis. Tentu ujian-ujian seperti ini harus dilewati terlebih dahulu, sebelum akhirnya kita lulus dan menjadi yang terbaik. InsyaAllah, aamiin. 

Teruslah berusaha.

________________
Oleh: Yuris Saputra 


Share This

No comments:

Post a Comment

Silakan beri kami masukan apapun. Saran, kritikan maupun nasihat Anda akan sangat berarti untuk perkembangan komunitas ini. Terimakasih.

Hubungu Kami

Contact Form

Name

Email *

Message *