Monday, April 8, 2013

Biarlah Waktu Menjawab















Kulihat awan disana.
Terbentang hiasi langit.
Ditemani rerumputan hijau.
Aku terbaring menatap langit.

Kurenungi hari-hariku.
Tiap detaknya memiliki arti yang berbeda.
Tiap denyutannya meresap dihati dan jiwa.

Sering pedang-pedang hitam.
Menyayat raga lelah yang menua ini.
Namun selalalu ada api yang membara.
Memekarkan bunga yang telah jatuh.

Kita sering mengharap hari yang indah.
Namun takdir kadang berkata lain.
Walaupun kita telang berjuang. Berhujan keringat. Berlinang air maat.

Biarlah waktu menjawab takdir yang tersimpan.
Hingga jiwa dan raga menginjak masanya.
Karna kita hanya insan lemah penuh noda.
Yang tak punya daya upaya tanda kasihnya.






Pengarang:

Ibnu Carles Edison, SMA IT Abu Bakar
Share This

No comments:

Post a Comment

Silakan beri kami masukan apapun. Saran, kritikan maupun nasihat Anda akan sangat berarti untuk perkembangan komunitas ini. Terimakasih.

Hubungu Kami

Contact Form

Name

Email *

Message *