Sunday, January 6, 2013

KPP berjumpa dengan Sang Kesatria Pena

         Artikel ditulis oleh: Yuris Saputra
           Member of KPP (Kmunitas Penulis Pelajar)

       
  
 www.komunitaspenulispelajar.blogspot.com | klik
           FB: Komunitas Penulis Pelajar | klik
           Twitter: @kpp_menulis | klik 

        _________________________________________________________________

   
        Sang Kesatria Pena, itulah julukan bagi seorang penulis buku bestseller “Apa Salahku Sayang”, yang ditemui oleh Komunitas Penulis Pelajar (KPP), kemarin sore (2/1). Pertemuan yang berlokasi di kampus UII jalan Taman Siswa Yogyakarya ini dibersamai dengan guyuran hujan yang cukuplah deras. Yuris, selaku ketua dari KPP mengatakan, bahwa pertemuan ini adalah pertemuan yang untuk membahas bagaimana mengelola sebuah organisasi kepenulisan yang baik dan bagaimana kiat-kiat menulis jitu La Ode Munafar sehingga dapat menghasilkan 8 buku di usianya yang masih 21 tahun.

        Ada 3 hal yang perlu diperhatikan agar organisasi itu terus berkembang, jelas La Ode Munafar. Yang pertama, adalah semua pengurusnya harus melangkah memajukan organisasinya dalam satu visi yang sama. Kedua, how to play. Yakni bagaimana cara bermain dari organisasi itu agar visi besarnya dapat diwujudkan. Hal ini berkaitan sangat erat dengan langkah-langkah, program-program dan proyek-proyek kerja. Dan take action, menjadi hal ke-3 yang perlu untuk diperhatikan. Visi ada, cara bermain juga sudah punya, tapi bila tak juga segera beraksi (take action), bagaimana sebuah organisasi itu akan mencapai kesuksesan?

        Ternyata pertemuan selama 90 menit ini juga benar-benar dimanfaatkan oleh 3 personil KPP (Afifah, Yuris, Anisa) untuk bertanya banyak hal mengenai kepenulisan. Di sisi lain, La Ode Munafar juga sangat open mind terhadap antusiasme mereka untuk belajar kiat menulis yang benar kepadanya. Afifah mengaku senang setelah dapat berdiskusi langsung dengan penulis hebat La Ode Munafar sore kemarin. “Aku merasa senang bisa mendengar langsung pengalaman salah satu penulis bestseller, dan mendapat banyak ilmu baru seperti tentang organisasi sampai tentang bagaimana karya kita di sebuah penerbitan,” ujar Afifah.

        Kepada KPP, Sang Kesatria Pena La Ode Munafar menatap optimis komunitas ini, bahwa melalui pena yang digoreskannya, suatu saat nanti akan membawa kemajuan untuk Kota Jogja. “Antusiasme  KPP harus dijaga. Karena saya yakin dari sini Jogja dapat maju,” tandas Sang Kesatria Pena.

Share This

No comments:

Post a Comment

Silakan beri kami masukan apapun. Saran, kritikan maupun nasihat Anda akan sangat berarti untuk perkembangan komunitas ini. Terimakasih.

Hubungu Kami

Contact Form

Name

Email *

Message *